Unsur-Unsur Pembentuk Identitas Nasional
Posted by: Ahmad Hijul MubinUniversitas Mataram'12
1. Suku Bangsa
Suku bangsa ialah golongan
social yang khusus bersifat askriptif (ada sejak lahir) yang sama coraknya
dengan golongan umur dan jenis kelamin di Indonesia, terdapat banyak sekali
suku bangsa atau kelompok etnis dengan tidak kurang dari 300 dialek bangsa
populasi penduduk Indonesia. Saat ini di perkirakan mencapai 210 juta dari
jumlah tersebut di perkirakan separuhnya beretnis jawa. Sisanya etnis-etnis
yang mendiamai kepulauan di luar jawa seperti suku makassar bugis (3,86%),
batak (2,04%), Bali (1,88%), lombok (1.66%), Aceh (1,4%) dan suku-suku
lainnya.mereka mendiami daerah-daerah tertentu sehingga mereka dapat di kenal
dari daerah mana asalnya.
Bangsa Indonesia di kenal dengan
bangsa yang agamis, agama-agama yang tumbuh dan berkembang di nusantara adalah
islam. Kristen, khatolik, hindu, budha, dan kong hu cu ,Agama kong hu cu pada
awalnya diakui sebagai agama resmi bangsa, tetapi sejak Abdurahhman wahid jadi
presiden ,istilah agama resmi dihapuskan.
Sedangkan menurur kamus besar
bahasa Indonesia, agama adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan)
dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan
dengan pergaulan manusia dengan manusia serta manusia dengan lingkungannya.
3. Kebudayaan
Kebudayaan adalah Pengetahuan
manusia sebagai mahluk social yang isinya adalah perangkat-perangkat atau
model-model pengetahuanyang secara kolektif digunakan oleh
pendukung-pendukungnya untuk menafsirkan dan memahami lingkungan yang dihadapi
dan digunakan sebagai rujukan atau sebagai pedoman untuk bertindak sesuai
dengan lingkungan yang dihadapi .
Intinya adalah kebudayaan
merupakan patokan dari nilai-nilai etika dan moral ,baik yang tergolong ideal
atau yang seharusnya, maupun yang operasional dan actual didalam kehidupan
sehari-hari (ethos).
4. Bahasa
Bahasa merupakan unsur pendukung
identitas nasional yang lain .Bahasa dipandang sebagai system perlambang yang
secara arbiter dibentuk atas unsur-unsur bunyi maupun ucapan manusia dan juga
digunakan sebagai sarana berinterinteraksi antar manusia. Baik secara lisan,
tulisan ataupun gerakan (isyarat).